Kala Xabi Alonso Mengenang Final Liga Champions 2005

Kala Xabi Alonso Mengenang Final Liga Champions 2005, TARUHAN188 – Jika ada final liga champions yang paling mengesankan dalam sejarah itu adalah final liga champions pada tahun 2005 dimana saat itu Liverpool berhadapan dengan AC milan dalam sebuah drama di instanbul , AC Milan sudah memegang keunggulan 3-0 pada babak pertama namun sempat di balas 3-3 pada babak akhir hingga laga berlanjut ke drama penalty dan dimenangkan oleh Liverpool.

Xabi Alonso mengatakan dalam wawancaranya bahwa ia tidak pernah mendapat penalti dalam karir profesionalnya sebelum melangkah di Final Liga Champions 2005.

The Reds terkenal bangkit dari ketertinggalan 3-0 melawan Milan untuk meraih Piala Eropa kelima mereka melalui adu penalti, dengan Steven Gerrard, Vladimir Smicer dan Alonso semua mencetak gol dalam waktu tujuh menit babak kedua di Stadion Ataturk Istanbul.

Alis fans sempat terangkat saat pemain Spanyol itu, bukan kapten Gerrard, yang mengambil bola, tapi akhirnya dia berhasil menjaringkan bola ke gawang AC milan yang di jaga oleh Dida.

Kala Xabi Alonso Mengenang Final Liga Champions 2005
Kala Xabi Alonso Mengenang Final Liga Champions 2005

Kala Xabi Alonso Mengenang Final Liga Champions 2005

Serius, saya belum pernah melihat potret saya sebelumnya. Saya melihat foto-foto saya tentang hukuman yang harus saya bayar dan yang bisa saya lihat hanyalah wajah saya yang dipenuhi ketegangan dan tanggung jawab

Berbicara secara eksklusif di majalah FourFourTwo edisi Juli 2017, gelandang yang baru pensiun ini menjelaskan mengapa manajer Rafael Benitez bersikeras bahwa dia akan mengambil hukuman penalty untuk Liverpool sesuatu yang belum pernah dia lakukan sejak menjadi profesional.

Rafa mengatakan kepada saya bahwa jika kita memenangkan penalti, saya akan menerimanya, karena Steven Gerrard telah melewatkan satu gol melawan Spurs. Apa yang saya katakan saat itu ? Tidak ada. Saya Cuma berfikir saya akan mengambilnya

“Pada babak pertama itu adalah skenario terburuk. Kami harus mencetak tiga gol melawan Alessandro Nesta, Paolo Maldini, Jaap Stam dan Cafu. Beberapa orang berkata, ‘Kita perlu bertempur’. Yang lain berkata, ‘Bagaimana kita bisa begitu buruk?’ Sisanya adalah sejarah, saat kita melakukan comeback yang paling luar biasa. Mukjizat bisa terjadi dalam sepakbola. ”

CARA DAFTAR SBOBET

 photo 728x90_zps47120cf8.gif

TARUHAN188 | Cara Daftar Sbobet | Bandar Judi Bola | Agen Sbobet | Judi Online | Cara Buat Akun Sbobet

Comment :